Dongak Ke Atas.


Atas/Bawah?

Atas/Bawah?

Subhanallah. Alhamdulillah.

Ini pandangan saya tatkala saya letakkan kepala di buai taman rumah.

Secara jujurnya, dongakan saya ke langit dengan harapan dapatkah melihat syurga?

Kemudian saya tertawa sendirian, mana mungkin hamba yang banyak dosa seperti ini mampu melihat sekadar dengan dongakan?

Tapi itu sebenarnya bagi saya metafora langit.

Syurga Jannah takkan dinampakkan dengan mata kasar.

Tapi kalau sudah langit sebegini sudah begitu hebat dan indah, tidakkah kita tertanya bagaimanakah lebih hebatnya syurga Jannah?

Metafora langit adalah metafora harapan.

Metafora kekuasaanNya. 

Metafora betapa kerdil dan mikroskopiknya kita di Bumi ini berbanding ciptaanNya yang Maha Hebat. Walaupun kita manusia, hanya dijadikan dari tanah yang lembik, tetapi kitalah Khalifah di sini. We are the chosen one.

Metafora pengampunanNya. Berapa juta kali kita berdosa setiap hari, tetapi Alhamdulillah, masih menghirup udara segarNya, deria semua Insyallah masih berfungsi untuk nikmat-nikmat ini.

Metafora kehebatanNya. Sedang saya mendongak ke langit yang kelihatan tiada berpenghujung ini, pada masa yang sama, saya dapat melihat sel-sel mikroskopik serta bakteria yang melintas di hadapan mata saya.

Juxtaposed. The biggest creation in the world the eyes can see.The smallest creation the eyes can see.

Allahuakhbar.

Note to self: This world is much more bigger than your bubble. Step out and look at the bigger picture.

Sesungguhnya pada kejadian langit dan bumi, dan pada pertukaran malam dan siang, ada tanda-tanda (kekuasaan, kebijaksanaan, dan keluasan rahmat Allah) bagi orang-orang Yang berakal;

(Iaitu) orang-orang Yang menyebut dan mengingati Allah semasa mereka berdiri dan duduk dan semasa mereka berbaring mengiring, dan mereka pula memikirkan tentang kejadian langit dan bumi (sambil berkata): “Wahai Tuhan kami! tidaklah Engkau menjadikan benda-benda ini Dengan sia-sia, Maha suci engkau, maka peliharalah Kami dari azab neraka.

(Surah Al-’Imran: Ayat 190-191)

Katakanlah (wahai Muhammad): Perhatikan dan fikirkanlah apa yang ada di langit dan di bumi dari segala kejadian yang menakjubkan, yang membuktikan keesaan Allah dan kekuasaanNya).

(Surah Al-Yunus: Ayat 101)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: